Lewatkan, langsung lihat konten
Lanjutkan ke bagian berikutnya untuk mengakses hasil yang disarankan
    Buat setiap tamu merasa di rumah sendiri

    Buat setiap tamu merasa di rumah sendiri

    Pahami diskriminasi dan dapatkan strategi untuk mengatasi prasangka di luar kendali.
    Oleh Airbnb pada 26 Des 2019
    Bacaan 11 menit
    Diperbarui 13 Mei 2021

    Poin utama

    • Umumnya bias ada di tingkat bawah sadar

    • Gunakan kriteria objektif dalam mengevaluasi calon tamu, seperti jumlah ulasan pada profil mereka

    • Pikirkan alasan mengapa Anda menolak tamu—apakah Anda ingin menjelaskan alasannya secara bertatap muka?

    • Terima tamu dari berbagai kalangan dan nyatakan itu di profil Anda

    • Pelajari lebih lanjut di panduan lengkap Airbnb untuk meningkatkan layanan penerimaan tamu Anda ke level berikutnya

    Airbnb percaya bahwa perjalanan bisa membantu menjalin koneksi dan membangun dunia yang lebih terbuka dan inklusif. Diskriminasi merupakan hambatan nyata terhadap koneksi tersebut. Itulah sebabnya sangat penting untuk menanganinya dan berusaha menuju dunia di mana setiap orang bisa merasa diterima di mana pun.

    Untuk membantu tuan rumah dan tamu dalam memahami diskriminasi serta bias yang menjadi penyebabnya, Airbnb bekerja sama dengan para psikolog sosial terkemuka, Dr. Robert W. Livingston dari Harvard University serta Dr. Peter Glick dari Lawrence University. Pedoman dan praktik terbaik dalam artikel ini diilhami oleh penelitian dan pengetahuan mereka.

    Bias vs diskriminasi: Apa perbedaannya?

    “Bias” mengacu pada perasaan atau asumsi tentang seseorang berdasarkan ciri-ciri, seperti etnik, orientasi seksual, ciri fisik, atau kelompok sosial. “Diskriminasi” adalah ketika Anda berperilaku berbeda terhadap seseorang berdasarkan kelompok mereka. Bias tidak selalu mengarah kepada diskriminasi, namun biasanya ia menjadi titik awal diskriminasi.

    Apa itu bias implisit?

    Umumnya, bias ada di tingkat bawah sadar dan sering disebut sebagai “bias implisit.” Bias implisit dapat mempengaruhi bagaimana kita memperlakukan orang, menyebabkan kita mendiskriminasi—terkadang tanpa kita menyadarinya.

    Bias berdasar jenis kelamin dan LGBTQ

    Peran jenis kelamin berakar dalam masyarakat dan—baik kita sadar akan hal itu maupun tidak—kebanyakan dari kita menggunakannya untuk memutuskan bagaimana menurut kita orang harus bertindak. Stereotip gender memiliki implikasi yang signifikan terhadap orang-orang LGBTQ (lesbian, gay, biseksual, transgender, questioning, queer) karena identitas mereka yang menantang norma-norma sosial.

    Tidak peduli bagaimana opini Anda terhadap masalah gender dan LGBTQ, penting untuk diingat bahwa memperluas keramahtamahan terhadap orang lain tidak perlu menyetujui pandangan atau gaya hidup mereka.

    Peran stereotip

    Salah satu cara bias menampilkan dirinya adalah melalui penilaian stereotip. Stereotip adalah penggambaran atau gagasan jenis orang tertentu yang dianut orang, namun terlalu disederhanakan atau dilebih-lebihkan. Setiap orang menggunakan stereotip sampai batas tertentu—kadang secara sadar, kadang tidak. Memberi stereotie pada sekelompok orang sering dapat menyebabkan perilaku diskriminatif, dari penghinaan yang tidak disengaja hingga kasus ketidakadilan yang ekstrem.

    Bagaimana Anda dapat mengambil tindakan

    Diskriminasi bertentangan dengan nilai-nilai inti Airbnb dan tidak boleh ada di platform kami. Untungnya, itu dapat dikendalikan dan dihindari, bahkan jika itu berasal dari bias implisit. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan setiap tuan rumah untuk menciptakan sebuah komunitas yang lebih inklusif:

        • Bicaralah. Tambahkan pesan ke profil Anda yang menyatakan bahwa Anda menyambut tamu dari semua kalangan. Hal ini tidak hanya menandakan kepada tamu bahwa mereka diterima, namun bisa menginspirasi tuan rumah lain untuk merangkul nilai-nilai keragaman dan inklusi juga.
        • Gunakan standar yang sama untuk semua orang. Buat seperangkat kriteria objektif yang Anda gunakan untuk mengevaluasi setiap calon tamu, setiap saat. Bisa dari jumlah ulasan yang mereka miliki atau berapa orang yang ada dalam rombongan mereka. Jika kriteria Anda tidak konsisten dari situasi ke situasi, bias dapat terbawa ke dalam pengambilan keputusan Anda.
        • Gunakan pengambilan keputusan yang bijaksana. Sebelum menyetujui atau menolak tamu, tentukan mengapa Anda mengambil keputusan itu dan tantang diri Anda sendiri untuk memberikan penjelasan yang tegas. Tanyakan kepada diri sendiri apakah Anda merasa nyaman untuk harus memberitahu tamu langsung alasan mengapa mereka ditolak.
        • Latihlah empati. Mungkin terdengar klise, tapi empati itu sangat berguna. Bayangkan jika Anda berada di posisi orang lain dan cobalah untuk memahami bagaimana perasaan mereka. Pikirkan tentang luka, ketidaknyamanan, dan penghinaaan yang mungkin dihadapi seseorang saat ditolak kesempatannya untuk memesan tempat hanya karena mereka berbeda.
        • Abaikan stereotip. Salah satu dari beberapa cara yang terbukti dapat membalikkan bias implisit adalah mencari pengalaman dan informasi yang berlawanan dengan stereotipe. Keluar dari zona nyaman Anda dan bertemu dengan orang-orang yang beragam. Terima tamu Airbnb dari berbagai kalangan. Kontak positif dan interaksi sosial dapat mengurangi bias.

        Bantu agar semua tamu merasa diterima

        Pertimbangkan untuk menyatakan di profil Anda bahwa Anda menyambut tamu dari berbagai kalangan.
        Perbarui profil Anda

        Poin utama

        • Umumnya bias ada di tingkat bawah sadar

        • Gunakan kriteria objektif dalam mengevaluasi calon tamu, seperti jumlah ulasan pada profil mereka

        • Pikirkan alasan mengapa Anda menolak tamu—apakah Anda ingin menjelaskan alasannya secara bertatap muka?

        • Terima tamu dari berbagai kalangan dan nyatakan itu di profil Anda

        • Pelajari lebih lanjut di panduan lengkap Airbnb untuk meningkatkan layanan penerimaan tamu Anda ke level berikutnya
        Airbnb
        26 Des 2019
        Apakah ini membantu?