Lanjutkan ke bagian berikutnya untuk mengakses hasil yang disarankan

    Hotel desainer bergaya meningkatkan citra lingkungan di Bangkok

    Tuan rumah ini menggunakan keahlian desainnya untuk menciptakan tempat menarik yang layak diperbincangkan.
    Oleh Airbnb pada 28 Agu 2019
    Bacaan 3 menit
    Diperbarui 27 Okt 2020

    Poin utama

    • Mustang Nero adalah hotel bertema safari di distrik Sukhumvit yang semarak di Bangkok

    • Para turis suka mengambil foto Mustang Nero, yang penuh dengan kamar-kamar menarik

    Jarang sekali hotel di kawasan kecil menjadi destinasi tersendiri bagi wisatawan—sebuah tempat yang ingin dikunjungi wisatawan meskipun mereka tidak dapat menginap di sana. Tetapi, itulah yang terjadi pada Mustang Nero, hotel unik bertema safari dengan 10 kamar di distrik Sukhumvit yang semarak di Bangkok.

    Mustang Nero adalah buah karya Khun Joy, seorang desainer set ruangan berselera eksentrik di industri mode kota ini. Selama bertahun-tahun, Joy telah mengadakan sesi pemotretan yang tak terhitung jumlahnya, banyak di antaranya menggunakan patung hewan yang diawetkan yang bernuansa eksotis, juga bahan baku minimalis. Ketika ia memutuskan untuk mengubah lantai yang tidak digunakan di gedung kantornya menjadi sebuah hotel pada tahun 2015, selera estetikanya yang lain dari yang lain segera mencuri perhatian.

    Setiap kamar di Mustang Nero dipenuhi tanaman lokal, dindingnya dilapisi panel kayu ukir cantik asli dari bangunan hotel ini, serta dihias dengan patung hewan yang diawetkan yang juga ia koleksi untuk digunakan dalam karya industri mode miliknya. Pintu dari ke-10 kamarnya masing-masing menunjukkan nuansa dari tema hewan di dalamnya: naga, zebra, flamingo, serigala. “Merancang itu sesuatu yang cukup mudah bagi saya,” ujar Joy.

    Rasa cinta Joy terhadap dunia teater terpancar di setiap sudut hotel. Sarapan buatannya lezat, terdiri dari selai buatan sendiri, sayuran organik dari peternakan seorang teman, dan bahan-bahan artisan lainnya. Semua ditata dengan apik sehingga terlihat seperti sebuah rangkaian tunggal dan berubah setiap hari. Joy mengabadikan kreasinya ini dalam foto menarik yang menghiasi iklan Airbnb miliknya. “Jika Anda menginap di sini selama tujuh malam, Anda tidak akan pernah mendapatkan sajian sarapan yang sama,” kata Joy.

    Meskipun Joy tidak menargetkan demografi tertentu, kebanyakan tamunya adalah orang asing yang, seperti dirinya, merupakan para ahli di bidang kreatif—desainer grafis, pengusaha perhotelan, seniman, sutradara film.

    Dan kamar serta kalendernya cukup sering dipesan oleh banyak tamu dari kalangan ini. Mustang Nero diiklankan secara eksklusif di Airbnb, dan Joy memberi tahu kami bahwa tempat tersebut hampir selalu penuh terpesan. Kadang-kadang, Joy sampai harus menolak tamu, tetapi masih ada saja yang datang hanya untuk sekadar melihat tempat ini dan mengambil foto untuk dipamerkan di Instagram.

    Dengan ulasan yang menjulukinya “tempat yang pas untuk pemotretan”, “seperti museum”, dan “hal paling menarik dari perjalanan kami ke Bangkok”, Mustang Nero menjadi terkenal di kalangan wisatawan yang tertarik dengan kecantikannya yang tiada duanya. Akibatnya, van-van penuh turis yang membawa kamera sering berdatangan dan masuk sebentar untuk mengambil foto hasil desain Joy. Dia berusaha melayani mereka sebaik mungkin, tetapi akses ke kamar-kamarnya tetap tertutup. “Saya bilang, ‘hanya boleh di lobi saja,’” kata Joy.

    Dampak yang dihadirkan Mustang Nero lebih besar dari perkiraan. Hanya dalam waktu empat tahun sejak dibuka, tempat ini membantu merevitalisasi distrik Sukhumvit, yang saat ini memiliki enam hostel dan hotel lainnya. “Area ini tidak sesepi sebelumnya,” ungkapnya.

    Joy sekarang mempekerjakan tiga pelayan dari wilayah setempat, dua resepsionis, dan dua pekerja paruh waktu. Selanjutnya, dia berencana menerapkan bakatnya di bidang keramahtamahan dan desain ke hotel kedua, Mustang Blue, di bagian lain kota ini. Dia juga berencana mengiklankannya secara eksklusif di Airbnb. Hotel ini akan menawarkan lokakarya kepada wisatawan kreatif yang tertarik dengan keahlian Joy. “Saya bisa membuat sabun,” ucapnya, “jadi saya ingin mengadakan lokakarya pembuatan sabun.”

    Joy berharap kamar ekstra yang ada akan membantu mengakomodasi para pengunjung yang saat ini dia tolak. Lagipula, dia sangat memahami keinginan orang-orang untuk tinggal dikelilingi berbagai hal unik, meskipun untuk beberapa malam saja.

    Tertarik untuk menerima tamu secara profesional di Airbnb?
    Pelajari lebih lanjut

    Informasi yang dimuat dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak diterbitkan.

    Poin utama

    • Mustang Nero adalah hotel bertema safari di distrik Sukhumvit yang semarak di Bangkok

    • Para turis suka mengambil foto Mustang Nero, yang penuh dengan kamar-kamar menarik

    Airbnb
    28 Agu 2019
    Apakah ini membantu?