Lanjutkan ke bagian berikutnya untuk mengakses hasil yang disarankan

    Tips HosTeladan untuk mengelola dan mengembangkan bisnis Anda

    Sebagai bagian dari Black History Month, para Tuan Rumah ini membagikan kunci kesuksesan mereka.
    Oleh Airbnb pada 18 Feb 2022
    Bacaan 4 menit
    Diperbarui 18 Feb 2022

    Poin utama

    • Strategi sangat penting, dari memikirkan harga per malam hingga melakukan investasi di tempat Anda

    • Simpan catatan sedari awal agar tetap tertata

    • Kembangkan bisnis penerimaan tamu Anda dengan keramahtamahan yang luar biasa—dan ulasan yang luar biasa

    Sebagai bagian dari perayaan Black History Month, kami berbicara dengan dua HosTeladan tentang bagaimana mereka menjadi pengusaha—dan wawasan menerima tamu yang telah mereka dapatkan pada sepanjang prosesnya.

    Di antara banyak tips praktis tentang mengembangkan bisnis, para Tuan Rumah ini menyampaikan bahwa upaya mereka mempertimbangkan harga per malam secara strategis, menyimpan catatan akuntansi yang cermat, dan berinvestasi pada tempat mereka sedari awal telah membuahkan hasil yang signifikan. Kami mendapatkan begitu banyak saran hebat sehingga kami terinspirasi untuk meluncurkan serangkaian artikel baru tentang kewirausahaan dan aspek bisnis dari menerima tamu.

    Kami sedang memulai seri artikel ini dengan menampilkan tips dari anggota Dewan Penasihat Tuan Rumah, yaitu Pamellah dari Malindi, Kenya, seorang pengusaha dan pendiri perusahaan perencanaan pernikahan; dan mantan anggota Dewan Penasihat Tuan Rumah yaitu Reed dari Philadelphia, seorang guru dan pengusaha—atau yang dia sebut sebagai “teacherpreneur.”

    Atur strategi harga per malam

    Kedua Tuan Rumah itu menentukan harga per malam dengan menambahkan cicilan rumah atau sewa dan utilitas serta pengeluaran berulang lainnya dan menghitung harga dasarnya dari sana.

    "Selama saya bisa menutup biaya saat memulai, saya tidak khawatir," kata Reed. “Anda tidak akan langsung kaya. Saya menjadi kaya perlahan-lahan."

    Bagi Pamellah, penyesuaian harga per malam yang cepat memberikan hasil yang besar. Pada awalnya, ia mematok harga tempat “sangat tinggi, berdasarkan besarnya biaya yang saya tambahkan ke harga saya,” katanya. Tak satu pun pemesanan dia dapatkan.

    “Dua jam setelah mengurangi harga saya, saya tidak pernah berhenti menerima tamu,” kata Pamellah. "Pemesanan datang berturut-turut." Dia dapat dengan cepat menaikkan harga—dan dalam waktu tiga bulan saja, dia menjadi HosTeladan.

    Biarkan harga Anda mencerminkan ulasan Anda

    Reed membandingkan tempatnya dengan tempat sejenis di areanya dan secara bertahap meningkatkan harga per malamnya. “Setelah Anda mapan, Anda mulai mendapatkan ulasan yang luar biasa,” katanya, lalu Anda dapat menaikkan harga.

    Pamellah merasakan pengalaman serupa. “Makin banyak ulasan yang saya dapatkan, saya makin bisa menaikkan harga yang sesuai dengan keinginan saya,” katanya.

    Reed, HosTeladan dari Philadelphia

    Kembangkan jiwa kewirausahaan

    "Pada akhirnya, menerima tamu adalah bisnis," kata Reed. "Menjadi pemilik bisnis di Amerika ada manfaatnya." Bisnis ini tidak hanya menguntungkan Tuan Rumah, tetapi juga menguntungkan komunitas Tuan Rumah. "Orang-orang yang berbagi rumah mereka membuka peluang ekonomi," ujarnya.

    Reed menyamakan Black Wall Street dengan filosofinya tentang penerimaan tamu dan kewirausahaan. “Di Black Wall Street, mereka mengambil rumah dan melakukan hal yang sama: memulai usaha kecil, memanfaatkannya, menumbuhkan bisnis, dan mengembangkannya dari sana,” ujarnya.

    Black Wall Street adalah komunitas ekonomi dan budaya yang berkembang di Tulsa, Oklahoma, yang didirikan dan dikembangkan oleh warga Afrika-Amerika pada pergantian abad ke-20. "Hanya dengan mengakui etos perlawanan warga kulit Hitam, pembebasan kulit hitam—Orang kulit hitam melanjutkan tradisi Black Wall Street," kata Reed.

    Menerima tamu juga telah menghadirkan elemen hubungan dengan tamu dan komunitasnya yang sangat berharga bagi Reed: "Ini benar-benar merupakan berkah."

    Simpan catatan sedari awal

    Karena senantiasa mengedepankan pola pikir bisnis merupakan kunci keberhasilan Tuan Rumah, mereka menyarankan agar aktivitas menerima tamu Anda tertata dengan baik sebelum Anda menyambut tamu pertama.

    "Saya membuat rekening terpisah untuk memantau pengeluaran saya, jadi ketika tiba waktunya membayar pajak, catatan keuangan saya tidak dalam kondisi buruk saat diserahkan kepada akuntan saya—atau saya bisa melakukannya sendiri," kata Reed.

    Dalam hal keuangan, meminta bantuan bisa sangat penting. "Jika Anda memerlukan konsultan pajak, atau Anda perlu melakukan sedikit penelitian tentang cara memahami angka-angka, sebaiknya lakukan," ujarnya.

    "Selama saya bisa menutup biaya saat memulai, saya tidak khawatir," kata Reed. “Anda tidak akan langsung kaya. Saya menjadi kaya secara perlahan.
    Reed,
    Philadelphia

    Perbarui iklan tempat Anda secara rutin

    Agar tetap bersaing, Pamellah menyarankan agar Tuan Rumah sering memperbarui iklan mereka. Dia berkomitmen untuk membantu Tuan Rumah lain di daerahnya agar sukses, dan pertanyaan nomor satu yang dia ajukan kepada mereka sederhana saja: "Kapan terakhir kali Anda benar-benar aktif mengurus iklan tempat Anda?" katanya.

    Dia menyarankan agar Anda sering memperbarui foto, terutama untuk berbagai musim, dan sering membandingkan harga Anda dengan harga tempat lain di sekitar Anda. Dia menambahkan bahwa sebaiknya Anda menyisihkan waktu setiap hari–beberapa menit saja–untuk memeriksa iklan Anda dan memastikan Anda telah menjawab pertanyaan tamu.

    Buat suasana yang nyaman

    Pamellah menekankan bahwa menjadi Tuan Rumah yang mapan tidak hanya menyangkut tempat yang indah dan ulasan yang sempurna. “Harga hanyalah salah satu faktor yang membuat tamu tertarik,” ujarnya. “Bagaimana Anda memperlakukan tamu Anda?”

    Dia lebih suka menyambut tamu secara langsung. “Saya menciptakan suasana yang indah, sehingga mereka merasa disambut dan diinginkan,” ujarnya. "Itulah bagian terpenting dari Airbnb: untuk membuat setiap tamu merasa disambut dan diterima."

    Reed menggaungkan cara berpikir seperti ini dan menyarankan agar Tuan Rumah menggunakan Airbnb sebagai tamu, agar mereka bisa mencari tahu apa yang berhasil dengan baik di tempat orang lain. "Padu padankan beberapa ide yang Anda dapatkan dari tempat-tempat keren lainnya," ujarnya. “Pengalaman yang Anda dapatkan sebagai tamu akan membuat Anda menjadi Tuan Rumah yang lebih baik.”

    “Keramahtamahan Anda dan cara Anda membuat orang merasa terhubung adalah etos Airbnb seutuhnya," ujarnya. "Jika Anda mewujudkan etos itu, tamu akan kembali."

    Informasi yang dimuat dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak dipublikasikan.

    Poin utama

    • Strategi sangat penting, dari memikirkan harga per malam hingga melakukan investasi di tempat Anda

    • Simpan catatan sedari awal agar tetap tertata

    • Kembangkan bisnis penerimaan tamu Anda dengan keramahtamahan yang luar biasa—dan ulasan yang luar biasa

    Airbnb
    18 Feb 2022
    Apakah ini membantu?