Lanjutkan ke bagian berikutnya untuk mengakses hasil yang disarankan

    Kekuatan alam, komunitas, dan kebaikan

    Seorang tamu yang menginspirasi membagikan kisah ketangguhannya setelah Badai Maria.
    Oleh Airbnb pada 20 Jul 2021
    Bacaan 4 menit
    Diperbarui 20 Jul 2021

    Poin utama

    • Ketika Badai Maria menerjang Puerto Riko, badai mereda setelah seminggu tetapi dampaknya masih terasa hingga bertahun-tahun kemudian.

    • Carmen, seorang penggerak komunitas dan perawat, kehilangan tempat tinggal ketika Badai Maria merusak rumahnya

    • Melalui kemitraan antara Airbnb.org dan SBP, Carmen dapat menginap di Airbnb terdekat selagi rumahnya dibangun kembali

    Kami terinspirasi dari tamu dan Tuan Rumah kami yang membagikan kisah bermakna tentang keterhubungan, ketahanan, dan komunitas selama krisis. Bulan ini, kami mengapresiasi Carmen Suriel, warga Puerto Riko yang terkena dampak Badai Maria pada tahun 2017. Kemitraan Airbnb.org dengan SBP membantu menyediakan tempat tinggal sementara bagi tamu seperti Carmen selagi rumah mereka diperbaiki.

    Rumah Carmen Suriel adalah suaka pribadinya. Penuh dengan pepohonan hijau yang rimbun dengan buah markisa, pohon pisang tanduk dengan daun yang menjulang, bunga-bunga tropis yang menghiasi gerbang depan, dan Coni, kelinci seputih awan yang diam-diam menjaga kebun Carmen.

    "Dia suka berpose seperti model," canda Carmen tentang kelincinya yang terlihat serius, namun menggemaskan itu. Tetapi Carmen memang model—tepatnya model keteladanan.

    Lahir di Republik Dominika, Carmen telah tinggal di Puerto Riko sejak dia berusia 17 tahun. Dia seorang ibu tunggal bagi putranya Emmanuel yang sudah dewasa dan baru-baru ini pindah kembali ke Republik Dominika dan mulai berkeluarga.

    Carmen juga seorang perawat lansia, peran yang mengharuskannya untuk tidak mementingkan diri sendiri dan selalu melindungi. Dan ketika Badai Maria melanda Puerto Riko pada tahun 2017, Carmen dan komunitasnya bersatu untuk bangkit dan membangun kembali.

    Carmen dikenal sebagai pemersatu di komunitasnya. Ketika seorang pria lanjut usia jatuh sakit, dia menggerakkan para tetangga dan dirinya sendiri untuk menyediakan keperluan bagi pria itu—membawakan seprai, handuk, dan banyak lagi. Dan saat ia dirawat di rumah sakit, Carmen membantu merawatnya.

    Dia mengatakan bahwa komunitasnya kerap mendukung satu sama lain dengan cara ini: Tetangga mengantarkan tetangga lainnya berkonsultasi ke dokter, membantu memperbaiki rumah, dan memperbaiki mobil satu sama lain. "Masyarakat di sini saling peduli," Carmen tersenyum. "Mereka benar-benar senang membantu."

    Saat Badai Maria terjadi, Carmen tinggal bersama seorang wanita lanjut usia yang dirawatnya, yang tinggal di lantai tiga bangunan apartemen di Miramar, Santurce. "Saya harus menemaninya selama tujuh hari berturut-turut, karena orang lain yang merawatnya tidak bisa kembali bekerja karena jalannya terhalang pohon," ujar Carmen.

    Saat balkon pasiennya mulai diterpa air dan batang-batang pohon yang jatuh, Carmen berupaya sekuat tenaga untuk mengumpulkan semua puing tanpa diketahui oleh pasiennya. Carmen bertekad memastikan sang pasien tidak menyadari badai yang sedang menghantam di luar sana. Tetapi mereka masih bisa mendengar suara angin kencang dari dalam rumah.

    “Saya tidak pernah melihat badai yang sekuat itu,” cerita Carmen. “Banyak orang bercerita tentang badai, tetapi mengalaminya sendiri benar-benar pengalaman yang berbeda. Mendengar cerita tidaklah sama dengan menyaksikannya sendiri.”

    Saat Carmen pulang, ia mendapati rumahnya rusak parah. Atapnya roboh, lantai papannya tergenang banjir, dan tidak ada listrik selama berbulan-bulan.

    Badai Maria mereda dalam satu minggu, tetapi dampaknya bertahan hingga berbulan-bulan, dan berlanjut sampai bertahun-tahun kemudian. Banyak lingkungan yang mengalami pemadaman listrik, rumah-rumah hancur, dan lebih dari 3.000 jiwa gugur. Organisasi akar rumput adalah salah satu yang pertama mengerahkan upaya tanggap bencana dan terus membangun kembali pulau ini.

    Saling membantu—suatu sistem yang digerakkan komunitas yang terdiri dari orang-orang yang saling mendukung dengan berbagi sumber daya, dana, dan waktu—berperan penting dalam pemulihan Puerto Riko. Aktivitas semacam ini masih terlihat saat ini dengan organisasi nirlaba seperti mitra Airbnb.org, SBP, sebuah organisasi dampak sosial yang berfokus pada ketahanan dan pemulihan bencana.

    SBP adalah sebuah organisasi nirlaba yang membangun kembali tempat tinggal setelah bencana besar. Tim bantuan segera ditugaskan setelah badai; babak baru bagi Puerto Riko resmi dimulai pada Juli 2018. SBP dan Airbnb.org bermitra untuk memastikan orang-orang memiliki tempat menginap selagi rumah mereka diperbaiki.

    "Kami berada di zona rawan badai, jadi kami pernah mengalami badai dan angin topan sebelumnya. Namun tidak pernah sedahsyat Maria," kata Edgardo Maldonado, Direktur Eksekutif SBP Puerto Riko dan anggota komunitas Carmen.

    Lingkungan tinggal Carmen adalah komunitas pertama yang dibantu SBP di Puerto Riko, dan rumah Carmen adalah tugas pertama Edgardo pada tahun 2019. Edgardo dan kontraktor SBP tidak mengetahui seberapa besar kerusakan di rumah Carmen sampai mereka mulai bekerja. Mereka segera mendapati bahwa kayu di rumah Carmen sudah mulai lapuk dan kabel listrik dan atapnya perlu diganti.

    Lewat kemurahan hati komunitas kita, Carmen dan anjingnya bisa menginap dengan Tuan Rumah bernama Angel, yang menyediakan tempat yang nyaman untuknya di lingkungan tinggal yang sama.

    "Saya rasa Carmen sangat senang mengetahui bahwa dia (menginap) di komunitas yang sama," kata Edgardo. Jarak yang dekat ini memungkinkan Carmen untuk membawa anjingnya kembali ke rumah setiap hari untuk diberi makan, dan menjelang akhir pembangunan kembali, Carmen membantu mengecat rumahnya bersama para sukarelawan dan kontraktor.

    "Rumah saya terlihat terbengkalai, seperti tidak ada orang yang tinggal di dalamnya," kata Carmen. "Sekarang sudah tampak bagus dan lebih aman. Tetangga saya juga menerima sedikit bantuan (dari organisasi lain). Saya merasa ada berkah yang tersebar di lingkungan kami.”

    Carmen mengingat masa inapnya dengan bahagia dan sukacita. Sebagai perawat yang terbiasa mengurus orang lain, momen ini membuatnya merasakan sebaliknya. Beristirahat di tempat lain yang tak terlalu jauh dari rumah adalah bagian favoritnya. "Oh, juga AC-nya," Carmen tertawa.

    Saat Carmen merenungkan kekuatan karakternya, komunitasnya, dan rumahnya, dia membawa dirinya kembali ke alam. "Saya telah melalui tantangan dan kesulitan yang luar biasa. Tetapi bagaimanapun, saya seorang Scorpio," ujarnya. "Kami satu-satunya dalam Zodiak yang terdiri dari tiga elemen hewan: burung terbang, ular melata, dan kalajengking. Kami mampu bertahan, bahkan di bawah tanah."

    Poin utama

    • Ketika Badai Maria menerjang Puerto Riko, badai mereda setelah seminggu tetapi dampaknya masih terasa hingga bertahun-tahun kemudian.

    • Carmen, seorang penggerak komunitas dan perawat, kehilangan tempat tinggal ketika Badai Maria merusak rumahnya

    • Melalui kemitraan antara Airbnb.org dan SBP, Carmen dapat menginap di Airbnb terdekat selagi rumahnya dibangun kembali

    Airbnb
    20 Jul 2021
    Apakah ini membantu?